Sejarah Desa
Sebelum menjadi desa definitif, Desa Ibru adalah baru berupa hutan belantara hingga pada tahun 1951ada sekelompok orang yang mulai membuka hutan tersebut. Selang satu tahun kemudian yakni di tahun 1952 seorang tokoh bernama Ibrahim Nudin yang merupakan seorang pasirah wilayah Kumpeh Ulu , memberikan nama bagi daerah tersebut dengan menggunakan singkatan namanya sendiri yakni IBRU (Ibrahim Nudin). Kemudian di tahun yang sama Bapak Ibrahim Nudin mengangkat seorang kepala Kampung yaitu Bapak Adenan. Adapun Masa Jabatan bapak Adenan sebagai Kepala kampung Ibru ini adalah dari tahun 1952 hingga 1968. Setelah itu wilayah Ibru ini masuk dalam wilayah Kabuapten Batanghari.
Seiring habisnya masa jabatan bapak Adenan Sebagai Kepala Kampung pada Desember 1968. Maka, Bupati Batanghari yang saat itu di jabat oleh Raden Sahur, Mengangkat Bapak Yahya sebagai Kepala Desa yang baru sekaligus tercatat sebagai Kepala Desa yang kedua bagi Desa Ibru. Adapun bapak Yahya ini menjabat sebagai Kepala Desa hingga tahun 1985. Pada tahun1985 – 1995 Kepala Desa di jabat oleh Bapak Syamsudin yang pada saat itu juga masih menjabat sebagi Sekretaris Desa.
Hingga akhirnya pada tahun 1995 dilakukan pemilihan Kepala Desa secara Demokratis hingga terpilihlah Bapak Sunaryo Sebagai Kepala Desa Ibru yang ke-empat. Namun dalam perjalananya Bapak Sunaryo tidak menyelesaikan jabatanya secara penuh dan hanya berlangsung selama 2 tahun (1995-1997).untuk mengisi kekosongan itu, maka di tunjuklah Bapak Sugiyono yang juga pada saat itu menjadi sekretaris Desa sebagai Pjs. Kepala Desa Ibru.
Pada tahun 2001 kembali dilakukan pemilihan kepala desa dan terpilih Bapak Kodri sebagai Kepala Desa ibru. Berkat kerja kerasnya Bapak Kodri atau yang juga lebih akrab disapa oleh warga desa dengan sebutan Mbah Wiro ini berhasil menjalankan jabatan Kepala Desa hingga 2 periode berturut-turut. Diaman pada periode pertama tahun 2001-2007 dan periode kedua tahun 2007-2013.
Setelah menjabat selama dua periode sebagai Kepala Desa Ibru. Bapak Kodri akhirnya juga harus mengakhiri masa jabatanya. Sebagaimana yang sudah diatur oleh peraturan pemerintah. Untuk menggantikan Bapak Kodri sebagai Kepala Desa ,Kembali dilakukan pemilihan Kepala Desa dan uniknya yang terpilih dalam Pilkades tersebut adalah Istri dari Bapak Kodri sendiri yaitu Ibu Sumiyati. Jabatan Kepala Desa yang di pegang oleh Ibu Sumiyati ini sedikit banyak memberikan warna baru dalam Pemerintahan. Dimana beliau berhasil menjadi kepala Desa perempuan pertama untuk Desa Ibru dan Kecamatan Mestong
Masa Jabatan Ibu Sumiyati ini Berakhir pada November 2019. Dan Pada bulan November 2019 tepatnya paca tanggal 10 November 2019 dilakukan lagi pemilihan Kepala Desa Ibru dan terpilihlah Bapak Arman Sebagai Kepala Desa Ibru yang baru yang menjabat Sebagai Kepala Desa Ibru periode 2020 -2025.
Tabel 1. Perkembangan Kepemimpinan Desa Ibru
| NO | NAMA | TAHUN MENJABAT | SEBUTAN |
| 1 | Adenan | 1952 – 1968 | Kepala Desa |
| 2 | Yahya | 1968 – 1985 | Kepala Desa |
| 3 | Syamsudin | 1985 – 1995 | Kepala Desa |
| 4 | Sunaryo | 1995 – 1997 | Kepala Desa |
| 5 | Sugiyono | 1997 – 2001 | Kepala Desa PJS |
| 6 | Kodri | 2001 – 2007 | Kepala Desa |
| 7 | Kodri | 2007 – 2013 | Kepala Desa |
| 8 | Sumiyati | 2013 – 2019 | Kepala Desa |
| 9 | Arman | 2019 – Sekarang | Kepala Desa |